Kemuliaan bagi Tuhan: polisi bebaskan para suster dan aspiran yang diculik

Kemuliaan bagi Tuhan: polisi bebaskan para suster dan aspiran yang diculik

NIGERIA (Yubelium.com) — “Kami merasa gembira; kemuliaan bagi Tuhan,” ungkap Suster Agatha Osarekhoe, Pemimpin Umum Yayasan Hati Ekaristi Kristus (YHEK), menyusul pembebasan tiga suster dan tiga aspiran yang diculik di Provinsi Edo, Nigeria bagian selatan.

Ia mengungkapkan penghargaan terhadap pihak kepolisian yang telah melakukan tugas mereka pada 6 Januari dengan membebaskan para korban penculikan, sekalipun para penculik berhasil melarikan diri, demikian CatholicOnline.com (12/1/2018) melansir CNA/EWTN.

Ia mengatakan bahwa para suster dan aspiran sedang menerima pelayanan medis.

Sejumlah orang bersenjata menerobos ke tempat tinggal para suster di Iguoriakhi pada 13 November 2017, dan membawa Sr Roseline Isiocha, Sr Aloysius Ajayi, Sr Frances Udi, serta tiga perempuan lainnya yang berkeinginan menjadi suster, demikian laporan CatholicIreland.net (11/1/2018).

Pada tanggal 17 Desember, Paus Fransiskus bersama para Uskup Nigeria meminta pembebasan para suster.

Pers lokal melaporkan bahwa para penculik menuntut sebuah tebusan, namun Suster Agatha mengatakan bahwa hal itu tidak dipenuhi.

Ini bukan penculikan pertama di Nigeria. Pada bulan September 2017 Pastor Lawrence Adorolo, dari Gereja Katolik St Benedict, Okpella, di Provinsi Edo, diculik dalam perjalanan kembali ke parokinya.

Pada waktu itu Uskup setempat mengatakan bahwa para penculik menuntut tebusan namun kebijakan yang diadopsi oleh Konferensi Waligereja Nigeria adalah tidak memenuhi tuntutan demikian.

Penculikan lainnya yang terjadi di 2017 adalah atas Fr Samuel Okwuidegbe, anggota Ordo Serikat Yesus, diculik pada tanggal 18 April dan dibebaskan pada tanggal 22 April. Pada tanggal 16 Juni, Fr Charles Nwachukwu dari keuskupan Okigwe, Provinsi Imo, diculik oleh lima orang bersenjata, dan dibebaskan dua hari kemudian. Di provinsi yang sama, pada tanggal 1 September 2017, Fr Cyriacus Onunkwo ditangkap dan dibunuh.

 

%d bloggers like this: