Menuju Mahkamah Agung: Kasus dua pengusaha kecil Kristen AS yang dibawa ke pengadilan karena keyakinan imannya atas pernikahan

Menuju Mahkamah Agung: Kasus dua pengusaha kecil Kristen AS yang dibawa ke pengadilan karena keyakinan imannya atas pernikahan

AMERIKA SERIKAT (Yubelium.com) — Kasus Toko Kue Masterpiece (Masterpiece Cakeshop) vs. Colorado Civil Rights Commission (CCRC) sementara ini berstatus pending untuk didengar di Mahkamah Agung AS, dengan argumen lisan diperkirakan akan terjadi di akhir 2017 atau awal 2018.

Dalam ringkasan kasus yang dimuat di situs Becket Law, selama lebih dari 25 tahun, Jack Phillips menjalankan usaha toko kue Masterpiece di Denver, Colorado.

Dengan kreativitas yang lekat dengan imannya sebagai seorang Kristen ia membuat kue-kue pesanan dari para pelanggannya.

Pada 2012 lalu, dua orang laki-laki pelaku hubungan sejenis memintanya untuk membuatkan kue pengantin bagi mereka berdua. Jack menjelaskan kepada mereka bahwa ia tidak dapat memenuhi pesanan mereka karena iman dan hati nuraninya.

Dua orang laki-laki tersebut segera mendapatkan kue yang mereka butuhkan dari pembuat kue lainnya, namun mereka juga melayangkan keluhan ke CCRC, yang kemudian mensyaratkan Jack harus membuat kue yang diminta mereka. Sebuah pengadilan banding memperkuat keputusan itu, dan Jack melayangkan permohonan supaya kasusnya dibawa ke Mahkamah Agung.

Pernikahan dilihat sebagai iven yang penting dan sakral bagi banyak masyarakat AS, dan orang-orang yang menolak berpartisipasi dalam acara yang tidak mereka setujui oleh karena keyakinan agamanya tidak boleh dipaksa, demikian tertuang dalam ringkasan itu.

Becket Law secara terpisah memintah Mahkamah Agung untuk mendengar juga kasus seorang nenek Kristen pemilik toko karangan bunga yang menghadapi nasib yang sama. (Lih. Doakan: Nenek Kristen terancam kehilangan usahanya karena membela pernikahan Kristen)