Paus kirim ungkapan belasungkawa, Uskup Agung Malta dorong jurnalis untuk terus membela kebenaran

Paus kirim ungkapan belasungkawa, Uskup Agung Malta dorong jurnalis untuk terus membela kebenaran

MALTA (Yubelium.com) — Ungkapan belasungkawa dari Paus Fransiskus biasanya diberikan ketika seorang pemimpin negara meninggal dunia atau menyusul suatu tragedi atau bencana alam besar. Namun dalam kasus gugurnya jurnalis investigatif Malta, Daphne Anne Caruana Galizia, Vatikan menyampaikan dukacita mendalam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Daphne meninggal akibat bom mobil pada 16 Oktober 2017. Namanya mencuat oleh berbagai hasil liputannya yang menyoroti kegiatan-kegiatan kriminal yang melibatkan nama-nama besar dalam dunia politik di Malta maupun di luar negeri.

Dalam telegram tersebut pemimpin umat Gereja Katolik mengungkapkan “dukacita mendalam oleh karena kematian tragis” Daphne dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan, rakyat dan Malta secara keseluruhan “di tengah situasi sulit ini,” demikian dilansir Cruxnow (20/10/2017).

Ungkapan belasungkawa itu dialamatkan kepada Uskup Agung Malta, Charles Scicluna, yang sebelumnya telah mengutuk tindakan pembunuhan tersebut.

Selain mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan mendoakan keluarga, Uskup Agung Scicluna juga menyampaikan rasa solidaritasnya dengan “semua jurnalis.”

“Saya mendorong kalian untuk terus membela kebenaran, jangan takut kepada siapapun dan menjadi pelayan masyarakat dan demokrasi,” ungkapnya.

Pihak berwajib masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu orang yang bertanggung jawab atas serangan tak berprikemanusiaan itu.