Doakan India: Lebih dari 60 anak meninggal diduga karena kelalaian rumah sakit

Doakan India: Lebih dari 60 anak meninggal diduga karena kelalaian rumah sakit

INDIA (Yubelium.com) — Kematian anak-anak di rumah sakit Baba Raghav Das di Gorakhpur, Uttar Pradesh mengundang kegemparan dunia dan protes. Pada 16 Agustus, sekitar 200 imam, suster, pemerhati masyarakat, melakukan unjuk rasa damai di jalan-jalan utama di New Delhi.

“Menyedihkan, banyak hidup yang berharga hilang karena kelalaian orang-orang tertentu,” ungkap Ps. Matius Perumpil, sekretaris kesehatan kantor Waligereja, dikutip ucanindia.in (18/8).

Pihak pemerintah sebagai pengelola menyangkal tuduhan adanya praktek korupsi dan rumah sakit itu kehabisan persediaan, yang berakibat meninggalnya pasien di ruang neonatal dan bagian syaraf anak.

Kematian dilaporkan terjadi antara 7-14 Agustus. Mereka berkeras bahwa anak-anak tersebut meninggal akibat peradangan di bagian otak.

Heraldmalaysia.com (14/8) melansir media lokal yang melaporkan bahwa jumlah anak-anak yang meninggal meningkat menjadi 79. Rumah sakit ini merupakan salah satu yang terbesar di Uttar Pradesh.

Menurut laporan pihak penyedia oksigen cair menghentikan distribusi karena utang yang belum terbayar.

Berbagai pihak menuntut supaya pemerintah memperbaiki sistem kesehatan.

“Pada saat yang sangat menyakitkan ini, Gereja menyampaikan dukungannya bagi keluarga para korban. Mari berdoa supaya Tuhan memberikan penghiburan bagi mereka,” sebagian pernyataan dari Kardinal Basileous Clemis, ketua Waligereja India.