Paus Fransiskus dorong keluarga jadikan tiga ungkapan yang diajarkan di PAUD sebagai bagian hidup sehari-hari

VATIKAN (Yubelium.com) — Dalam pesannya menjelang Pertemuan Keluarga se- Dunia (PKD) 2018 nanti, pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus antara lain mengajak pasangan dan keluarga untuk menerapkan ungkapan “tolong,” “terima kasih,” dan “aku minta maaf,” tiga ungkapan yang telah luas diajarkan di tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Saya ingin menggarisbawahi betapa pentingnya bagi sebuah keluarga untuk sering mengambil waktu menanyakan apakah mereka hidup atas dasar kasih, untuk kasih, dan dalam kasih,” kata Paus dalam pesannya seperti dikutip CNA (30/3/2017).

Dalam prakteknya, “ini berarti memberi diri, memaafkan, tidak kehilangan kesabaran, menantikan, menghormati,” termasuk menjadikan ungkapan “tolong,” “terima kasih” dan “aku minta maaf” sebagai bagian hidup sehari-hari.

Pesan itu dialamatkan kepada Kardinal Kevin Farrell, pengarah bidang Awam, Keluarga, dan Kehidupan dalam Gereja Katolik.

Berbicara kepada pers di kantor pers Vatikan, Kardinal Farell didampingi Uskup Agung Dublin, Diarmuid Martin mengatakan kepada jurnalis bahwa keluarga Kristen saat ini sedang berada di bawah serangan ideologi-ideologi sekuler modern, dan Gereja perlu mempersiapkan dan mendampingi keluarga dalam menghadapi tantangan-tantangan itu.

Uskup Agung Martin menambahkan bahwa tidak hanya serangan yang bersifat ideologis, melainkan juga tantangan yang dihadapi dalam mencukupi kebutuhan dan membesarkan anak-anak.

“Ini adalah tantangan-tantangan yang di dalamnya orang tua perlu mendapat dukungan untuk dapat melaksanakan tugas mendasar mereka dalam masyarakat, dan masyarakat perlu sungguh-sungguh memberikan dukungan dan rasa percaya diri kepada mereka,” ungkapnya.

Dalam sejarahnya PKD atau World Meeting of Families dimulai oleh Gereja Katolik sejak 1994, dan tahun 2015 lalu bertempat di Philadelphia, Amerika Serikat.

PKD 2018 akan diselenggarakan di Dublin, Irlandia pada 22-26 Agustus 2018 dengan tema, “Kabar Baik Keluarga, Sukacita Bagi Dunia.”