Dua negara bagian AS pertimbangkan RUU menangkal material cabul – mendorong kejahatan dan kekerasan di antara efek negatif lainnya

Perdagangan manusia...kejahatan berat terhadap kemanusiaan

Perdagangan manusia…kejahatan berat terhadap kemanusiaan

AMERIKA SERIKAT (Yubelium.com) — Kekerasan dan kejahatan turut disebut dalam pertimbangan untuk memerangi material cabul/pornografi di Tennesee dan Virginia, dua negara bagian di AS yang terakhir ini turut mengambil langkah legislatif mempertimbangkan material cabul sebagai “ancaman kesehatan.”

Dalam RUU yang diperkenalkan kepada Dewan di masing-masing yuridiksi dinyatakan “perlunya pendidikan, pencegahan, penelitian, dan perubahan kebijakan di tingkat komunitas dan masyarakat untuk menyikapi persoalan epidemik material cabul yang mengancam masyarakat dan kesejahteraan bersama seluruh bangsa,” demikian dilansir BPnews (25/1/2017).

TERKAIT   Studi: Material cabul mengurangi grey matter, konektivitas dan aktivitas otak

Di Tennesee, pengusul RUU menunjukkan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, material cabul telah menyebar luas dalam masyarakat, dan usia rata-rata yang terekspos adalah 11-12 tahun; dan dari studi di negara bagian Washington, didapati pada 2004, bahwa 24,7 persen kasus pembunuhan didorong oleh material cabul.

Disebutkan dalam resolusi itu bahwa material cabul berpotensi sebagai candu biologis, dan merusak keluarga, menjauhkan orang muda dari pernikahan, menyumbang pada ketidak puasan dalam berumah tangga dan ketidak setiaan pada pasangan.

TERKAIT   Lepas dari p*rnografi dengan buku Dante “The Divine Comedy”

Material cabul memperlakukan perempuan sebagai “objek dan komoditas untuk digunakan pengguna,” “menormalisasi kekerasan dan perlakuan tidak patut terhadap perempuan dan anak-anak,” “memperluas kejahatan perdagangan seksual, prostitusi, dan…eksploitasi seksual terhadap anak,” dan bisa menyebabkan gangguan emosional, mental, dan kesehatan, demikian resolusi itu.

Sebelumnya, negara bagian Utah telah mensahkan peraturan demikian.

TERKAIT   Jadikan hatiku tahir, ya Allah: Gereja di AS perangi epidemik material cabul, sediakan sumber daya untuk kelepasan dan pemulihan para korban

Southern Baptist Convention, denominasi gereja Protestan terbesar di AS telah menyikapi persoalan material cabul sejak 1959, dan dalam resolusi 2015 lalu berjudul “Material Cabul dan Kemurnian Seksual” menyatakan bahwa material cabul berbahaya bagi pria, wanita, dan anak-anak, dan memberikan beberapa rekomendasi untuk mengakhiri penggunaannya.

“Kami mengangkat kabar baik bahwa Kristus sepenuhnya sanggup melepaskan dan memulihkan mereka yang jatuh ke dalam dosa seksual yang memandang kepada-Nya dalam iman dan pertobatan, dan menyerukan kepada gereja-gereja untuk memupuk budaya kasih karunia, kemurahan dan pemulihan,” demikian dinyatakan dalam resolusi itu.