Raja Moroko kembalikan nama kompleks pemukiman Yahudi ke nama aslinya

Tepat di luar Mellah terdapat pekuburan warga Yahudi dengan batu nisan berwarna putih. (Foto via Jewish Press)

MOROKO (Yubelium.com) — Pemukiman Yahudi Marrakekh di Distrik Essalam, atas perintah Raja Moroko, Mohammad VI akan kembali disebut El Mellah, nama aslinya yang dalam bahasa Arab dan Ibrani berarti “garam.”

Nama-nama jalan dalam bahasa Ibrani juga akan dikembalikan, demikian Morrocan News (5/1) merujuk Maghreb Arabe Presse.

Keterangan itu diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Moroko, menyusul kunjungan Raja Moroko di wilayah itu. Ketika itu, pemimpin komunitas Yahudi Marrakekh memohonkan kepada Raja mereka supaya nama asli tempat itu dapat dikembalikan.

“[P]erintah dari kerajaan [Moroko] lahir dari kepedulian Pemimpin…untuk menjaga warisan peradaban Kerajaan termasuk warisan kebudayaan dari seluruh komponen masyarakat Moroko,” demikian keterangan dari Kementerian Dalam Negeri.

Kebanyakan masyarakat Muslim di wilayah itu menyambut langkah ini, karena mengangkat kembali sejarah di wilayah mereka, termasuk kemungkinan mendorong pengunjung berlatar belakang Yahudi untuk datang ke tempat itu, demikian Huffington Post Arabic dilansir MN.

Sebuah tembok tinggi yang mengitari pemukiman masih memisahkan komunitas Muslim dan Yahudi.