Gereja Katolik kecam penembakan di masjid Kanada: melanggar kesakralan kehidupan manusia

paus fransiskus

Pemimpin umat Gereja Katolik, Paus Fransiskus. (Foto: CNA)

KANADA (Yubelium.com) — Pemimpin umat Gereja Katolik, Paus Fransiskus mengungkapkan belasungkawa mengikuti kejahatan penembakan yang terjadi ketika umat Islam sedang menunaikan doa pada 29 Januari di Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada.

Dalam pesan yang disampaikan lewat Sekretaris Vatikan, Kard. Pietro Parolin, Paus Fransiskus “menaruh dalam pengasihan Allah orang-orang yang kehilangan hidup, dan bersatu dalam doa dengan orang-orang yang dekat pada mereka,” demikian dikutip CNA (30/1/2017).

Enam orang dilaporkan terbunuh dan 17 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan bersenjata terjadi. Pihak berwenang di Kanada telah menahan seorang pemuda sebagai tersangka pelaku, dan sedang diproses hukum.

“Bapa Kudus dengan keras mengecam kekerasan yang menghasilkan begitu banyak penderitaan, dan memohon kepada Allah untuk anugerah saling menghormati dan perdamaian,” demikian antara lain ungkapan Kard. Parolin.

Dewan Kepausan untuk Dialog Lintas-agama juga mengeluarkan pernyataan “mengecam keras” “serangan brutal terhadap umat Muslim yang berkumpul untuk berdoa…,” dan meyakinkan doa mereka atas para korban dan keluarga.

“Tindakan tidak berperasaan ini melanggar kesakralan kehidupan manusia dan penghargaan atas sebuah komunitas dalam doa dan sebuah tempat ibadah yang menyambut,” demikian pernyataan mereka.

Terakhir diperbarui: 1/2/2017 pkl 10:00, perbaikan penulisan minor.