Bhineka Tunggal Ika jadi solusi persoalan GKI Yasmin

PancasilaYUBELIUM (Indonesia) — Jurubicara jemaat GKI Yasmin Bogor, Bona Sigalingging menyatakan merespons positif gagasan Bhinneka Tunggal Ika yang dilontarkan Wali Kota Bogor Bima Arya terkait kasus penyegelan rumah ibadah milik Badan Pekerja Majelis Sinode GKI Jawa Barat di Taman Yasmin, demikian SP/Berita Satu (26/12).

Pemerintah Kota berniat membangun gereja di lahan milik GKI tersebut berdampingan dengan sebuah masjid. Walikota menegaskan komitmennya untuk membangun tempat ibadah bagi Muslim dan Kristen.

Sejak kasus penyegelan 2008 lalu, jemaat GKI Yasmin harus beribadah berpindah-pindah di rumah-rumah dan di seberang Istana Negara.

“Kasus GKI Yasmin harus diselesaikan dengan baik dengan memelihara keberagaman Indonesia,” kata Wali Kota didampingi Kapolres Kota Bogor AKBP Suyudi Ario Seto.

Ia berharap bila gagasan Bhinneka Tunggal Ika ini terwujud, Kota Bogor akan menjadi simbol keberagaman, kebinekaan dan perdamaian antarumat beragama.

“Semua pihak di Kota Bogor harus memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama yang telah terjalin baik selama ini,” tandasnya.