KKR 10 hari ribuan orang menerima Kristus sebagai Juruselamat

Pelayanan penginjilan oleh African Enterprise di Afrika. (Foto AE)

Pelayanan penginjilan oleh African Enterprise di Afrika. (Foto: AE)

KENYA (Yubelium.com) — Lebih dari 600 pekabar Injil yang datang dari berbagai penjuru Kenya dan dari belahan dunia lainnya mengunjungi Kakamega, sebuah kota kecil di bagian barat negara itu, pada akhir Juni lalu. Mereka membawa harapan dan iman di tengah pergumulan dan tantangan yang dihadapi masyarakat kota itu. Hasilnya ribuan orang menerima keselamatan lewat iman kepada Yesus Kristus.

Para pekabar Injil yang tergabung dalam African Enterprise bekerja sama dengan organisasi internasional memulai kegiatan mereka dengan melakukan aksi kebersihan, melakukan bakti sosial kesehatan, berkhotbah di pasar, bertemu dengan tokoh-tokoh Kristen, mengunjungi penjara dan rumah-rumah penduduk. Mereka berupaya menjangkau sebanyak mungkin orang dengan melayani para pelajar, anak-anak terlantar dan para perempuan yang terjebak dalam prostitusi.

Pelayanan mereka menjangkau lebih dari 70 ribu orang, dan hampir 7.000 orang mengaku menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka.

Martin, seorang anak terlantar yang berupaya bertahan di jalanan bertemu dengan kelompok pekabar Injil yang memperkenalkannya pada Kristus. “Itu adalah hari besar bagi saya,” ungkapnya. “Aku tidak mau kembali ke jalanan.”

Martin, anak sulung dari tiga bersaudara terpaksa mencari makan sendiri setelah ibu mereka meninggal, sang ayah menghilang, dan sang nenek yang mengasuh mereka juga meninggal tak lama kemudian. Para pekabar Injil menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh anak-anak yang terlantar, dan meminta doa bagi mereka.

Kelompok pekabar Injil turut berupaya menjangkau para perempuan yang terjebak dalam prostitusi.

Sempat terjadi insiden karena para perempuan yang kemudian menyadari bahwa para pengunjung tersebut adalah penginjil menjadi marah.

Seorang perempuan dibawa oleh pihak berwenang, namun para pekabar Injil memohon supaya mereka dapat melayani perempuan tersebut. Ia akhirnya menerima Kristus sebagai Juruselamat, dan diarahkan untuk menjadi bagian dari sebuah gereja lokal untuk mendapat dukungan, kasih, dan pemuridan.

“Doakan penyediaan bagi mereka, kiranya Tuhan mempedulikan mereka dalam kebutuhan mereka.” AE menunjukkan bahwa bagi banyak perempuan ini, mengalami lahir baru berarti kehilangan penghasilan satu-satunya, dan sangat membutuhkan dukungan keuangan dan pemulihan ke dalam masyarakat.