Astronot NASA pemegang rekor di angkasa takjub akan ciptaan Tuhan: ada rancangan, keindahan, maksud

Astronot NASA pemegang rekor di angkasa takjub akan ciptaan Tuhan: ada rancangan, keindahan, maksud

Berada di luar angkasa bukan penghalang bagi Kolonel Jeff Williams, astronot NASA, untuk menyapa para hadirin di sebuah ibadah kapel di sekolah Alkitab, Southern Baptist Theological Seminary Louisville, Kentucky.

Agustus lalu, dari Stasiun Internasional Luar Angkasa (International Space Station) ia mengungkapkan bahwa ia senang mengagumi karya kreatif dari Allah yang tak terbatas, demikian ChristianExaminer.

“Rancangan. Keindahan. Maksud. Semua bagian itu dapat dilihat. Kau bisa melihat keteraturan dalam semua rinciannya. Itu yang kulihat ketika menengok keluar jendela,” ungkapnya kepada R. Albert Mohler Jr,  pemimpin SBTS dalam komunikasi video yang berlangsung sekitar 13 menit itu.

Keduanya merupakan teman.

“Saya adalah seorang Kristen sama seperti kebanyakan kalian jika tidak semua, jadi saya percaya pada Tuhan,” ungkap Kol. Williams kepada para hadirin di kapel tersebut. “Saya percaya Tuhan adalah pencipta dan penebus lewat Yesus Kristus.”

“Kita mengalami kesulitan untuk memahami kata ‘tak terbatas’, tapi yang pasti adalah luasnya alam ciptaan adalah tak terbatas sejauh yang kita pahami,” ungkapnya. “Tapi kemudian kita memandang ke planet, dan tampak tempat yang unik dan menakjubkan ini, kita menyebutnya Bumi, dirancang secara unik…untuk menyediakan kehidupan.”

Ia mengungkapkan bahwa ia sangat merindukan keluarganya.

“Sebagai umat percaya, kita mengetahui betapa pentingnya relasi dengan sesama bagi kita sebagai manusia.”

Ditanyakan apa yang ingin ia sampaikan kepada para para mahasiswa di sekolah Alkitab ia menjawab: “Kita tidak ditempatkan di Planet Bumi…untuk diri kita sendiri.”

Kol. Williams mengangkasa dalam misi enam bulan untuk penelitian bersama dua kosmonot Rusia (astronot dan kosmonot berarti sama), Alexey Ovchinin and Oleg Skripochka, dari badan luar angkasa Rusia Roscosmos.

Kol. Williams saat ini memegang rekor jumlah hari kumulatif paling banyak di luar angkasa di Amerika Serikat. Rekor dunia saat ini dipegang oleh kosmonot Gennady Padalka dengan 879 hari, demikian dilansir AFP.

Dalam jumpa pers sebelum mengangkasa dari Kosmodrom Baikonur, di Kazakhstan; fasilitas ini dioperasikan oleh pihak berwenang Rusia, Kol. Williams ditanyakan oleh jurnalis apa yang ia akan bawa bersamanya dalam misi ke luar angkasa. Ia menjawab “Alkitabku.”

Kol. Williams sebelumnya juga menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tidak bertentangan dengan iman Kristen.