Dr Ravi Zacharias: Hidup dekat dengan firman Tuhan dan bangun relasi dengan orang yang telah menjalani hidup dengan berbagai tantangannya dan imannya kepada Tuhan tetap kokoh


Penginjil dan apologet Dr Ravi Zacharias berbagi dari kesaksian iman para pemuda Allah yang dibawa ke dalam pembuangan di Babilonia, yaitu Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego.

Dalam pemaparannya, Dr Zacharias antara lain menekankan pentingnya memiliki hikmat (wisdom) Allah dalam menjalani kehidupan.

Ia menunjukkan bahwa motto organisasi Mission ConneXion “No Reserves, No Retreats, No Regrets” (tanpa menahan apa-apa, tanpa mundur, tanpa penyesalan) perlu diikuti dengan “the line of resistance, the line of dependence, and the line of confidence” (garis perlawanan, garis kebergantungan [kepada Allah] dan garis keyakinan [akan campur tangan Allah]).

Ia memperingatkan supaya mewaspadai cara dunia membentuk pikiran dan cara pandang hidup yang membawa kehancuran, termasuk pornografi yang merusak jiwa.

Dalam video yang diunggah 2014 lalu ini, ia mengajak untuk mencari hikmat, dengan hidup dekat dengan firman Tuhan dan bangun relasi dengan orang yang telah menjalani hidup dengan berbagai tantangannya dan imannya kepada Tuhan tetap kokoh.