Para rohaniawan dan tenaga sukarela Gereja berikan pelayanan kepada keluarga korban musibah pesawat di Rusia, termasuk yang tertunda perjalanannya

Komunitas warga Rusia di Uni Emirat Arab berdoa bagi para korban musibah jatuhnya pesawat pada ibadah bertempat di Gereja Ortodoks Rusia di Sharjah. (Foto via pravoslavie)

RUSIA (Yubelium.com) — Para rohaniawan ditambah tenaga sukarelawan Gereja Ortodoks Rusia (GOR) mengambil tugas di bandara Rostov-on-Don, setelah pesawat Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan 981 dari Dubai mengalami musibah.

“Segera setelah pesawat penumpang jatuh dilaporkan, pemimpin kapel bandara Imam Kepala Andrei Mekushkin tiba di lokasi,” ungkap ketua departemen diakonia Keuskupan Rostov Imam Eugene Osyak seperti dilansir Pravoslavie (19/3), menambahkan bahwa saat itu empat rohaniawan dan para sukarelawan dari GOR telah siap di tempat untuk memberikan pelayanan terhadap para keluarga. “Mereka akan tinggal di sini [bandara] sepanjang diperlukan,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa keluarga yang datang ke bandara “sedang berada dalam keadaan psikologis yang sulit” dan para rohaniawan keuskupan akan memberikan dukungan pada saat ini, ketika identifikasi dilakukan, termasuk sesudahnya. “Mereka bisa menerima dukungan Gereja kapan pun juga.”

Selain itu keuskupan juga akan membantu para penumpang yang tertunda perjalanan karena penerbangan mereka dibatalkan. Mereka juga bekerja sama dengan Social Taxi untuk menyediakan transportasi.

Musibah yang terjadi pada 19 Maret sekitar pukul 3.00 waktu setempat itu menewaskan 55 penumpang dan tujuh awak pesawat. Pesawat tertunda mendarat di tengah cuaca buruk sebelum jatuh.

Patriark Kirill, pemimpin GOR, menyampaikan doa bagi peristirahatan para korban dalam Liturgi Kudus di Katedral Trinitas Kudus Moskow.

Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus juga mengungkapkan duka mendalam atas musibah itu dan mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan, termasuk akibat tragedi bom di Istanbul.