Modifikasi genetika manusia mengundang keprihatinan mendalam: “Serangan terhadap dasar-dasar keberadaan manusia”

(Ilustrasi via telegraph.co.uk)

INGGRIS (Yubelium.com) — Keprihatinan mencuat setelah sekelompok ilmuwan Inggris mendapat lampu hijau dari otoritas setempat untuk melakukan modifikasi genetik terhadap embrio manusia, karena dapat membawa konsekuensi berat terhadap spesies manusia.

Sekalipun dengan alasan mengembangkan kesehatan, langkah tersebut telah lebih dahulu mendapat penolakan dari 150 ahli, di dalamnya termasuk para ilmuwan Inggris.

Mereka menyerukan pelarangan praktek ini karena nantinya orang mulai mengedit gen untuk mendapatkan keturunan yang diinginkan. Hal ini dikuatirkan akan berakibat pada perubahan spesies dan masyarakat manusia yang tak dapat diperbaiki.

“Kesakralan dan kesejajaran martabat kehidupan manusia sedang terancam dengan cara yang tidak pernah ada sebelumnya seiring upaya manusia yang terus melangkahi batas etis yang satu ke yang lain,” ungkap Nola Leach, dari Christian Action Research and Education dikutip The Telegraph (1/2).

Human Fertilisation and Embryology Authority memberikan lampu hijau kepada The Francis Crick Institute untuk memulai experimen kotroversial mengedit susunan genetika embrio manusia.

Pertemuan historis antara Paus Fransiskus dan Patriark Kirill di Havana, Kuba, 12 Februari lalu turut menyoroti isu ini.

“Kami juga prihatin tentang perkembangan teknologi reproduksi biomedis, seperti manipulasi kehidupan manusia yang merupakan serangan terhadap dasar-dasar keberadaan manusia, yang diciptakan menurut gambar Allah. Kami percaya bahwa adalah tugas kami untuk mengingatkan ketetapan dalam prinsip-prinsip moral Kristen, berdasarkan pada penghormatan terhadap martabat individu dipanggil untuk sejalan dengan rencana Sang Pencipta,” demikian sebagian dari pernyataan bersama mereka.

 

 

Referensi:
British scientists granted permission to genetically modify human embryos (1 Feb. 2016), http://www.telegraph.co.uk/news/science/science-news/12133410/British-scientists-granted-permission-to-genetically-modify-human-embryos.html, akses 20/2.
Deklarasi bersama Uskup Roma dan Patriark Moskow dan Rusia Raya di Havana, Kuba, http://yubelium.com/2016/02/13/deklarasi-bersama-uskup-roma-dan-patriak-moskow-dan-rusia-raya-di-havana-kuba/, akses 20/2.
Humans will be ‘irrevocably altered’ by genetic editing, warn scientists ahead of summit (30 Nov. 2015), http://www.telegraph.co.uk/news/science/science-news/12025316/Humans-will-be-irrevocably-altered-by-genetic-editing-warn-scientists-ahead-of-summit.html, akses 20/2.