Terlanjur malu, Majalah TIME ralat kutipan perkataan Paus Fransiskus

TIME (2)Majalah TIME harus menelan malu setelah mengajukan ralat karena memuat kutipan perkataan Paus Fransiskus yang telah dipotong, seolah-olah sebagai sebuah pernyataan lengkap.

Selang dua minggu dari kunjungan pemimpin Gereja Katolik Roma ke Amerika Serikat, stasiun televisi ABC News menggelar temu jawab online yang membuka peluang bagi warga AS menanyakan hal-hal berkaitan dengan iman dan pergumulan mereka.

Dalam kesempatan itu Paus Fransiskus memberi tanggapan kepada seorang ibu yang membesarkan dua orang anaknya sendirian.

Saya mengerti bahwa membesarkan anak sendiri sebagai seorang ibu adalah hal yang tak mudah. Saya tahu kadang orang bisa melihat padamu dengan curiga, tapi saya katakan padamu satu hal ini, kau adalah seorang perempuan yang berani karena kau mampu membawa dua anak perempuan ini ke dalam dunia. Kau bisa saja telah membunuh mereka di dalam rahimmu, [tapi] kau menghormati kehidupan. Kau menghormati kehidupan yang kau bawa di dalam [rahim]-mu, dan Tuhan akan memberimu pahala karenanya, dan [I]a [saat ini] memang memberimu pahala karenanya. Jangan merasa malu. Angkat kepalamu. “Saya tidak membunuh anak-anak perempuanku. Aku membawa mereka ke dalam dunia.” Saya memberimu ucapan selamat [huruf tebal ditambahkan — Red.]

Dalam artikelnya yang dimuat 5 September 2015, TIME menghilangkan beberapa komentar Paus menyangkut aborsi. Kutipannya menjadi:

Saya tahu kadang orang bisa melihat padamu dengan curiga. Kau adalah seorang perempuan yang berani karena kau mampu membawa dua anak perempuan ini ke dalam dunia. Kau menghormati kehidupan yang kau bawa di dalammu dan Tuhan akan memberimu pahala karenanya, dan ia memang memberimu pahala karenanya. Jangan merasa malu. Saya memberimu ucapan selamat. 

Dua kalimat yang menyebut ungkapan “membunuh” di dalam rahim dihilangkan dalam kutipan TIME itu, dan dimuat seakan sebagai sebuah pernyataan penuh yang diungkapkan oleh Paus Fransiskus. Hal ini kemudian disoroti oleh media kritik Newsbusters, 8 September.

Pada 8 September TIME memuat ralat pada artikel itu yang mengatakan:

Versi asli artikel ini secara tidak lengkap mengutip tanggapan Paus Fransiskus kepada seorang perempuan tentang kesulitan-kesulitan menjadi seorang ibu yang membesarkan anak-anaknya sendirian [huruf tebal ditambahkan — Red.]