Mahasiswa Kenya: Ada maksud Tuhan saya diluputkan

Doa bagi para korban di Universitas Garissa yang diselenggarakan di Nairobi, Kenya, 7 April. (Foto Reuters/Goran Tomasevic via Christian Post)

Gitonga Ng’ang’a, salah seorang mahasiswa yang selamat dari serangan teroris di Kampus Universitas Garissa, Kamis, 2 April, mengatakan bahwa Tuhan meluputkannya untuk suatu maksud.

LIHAT JUGA: Para pemimpin agama Kenya serukan persatuan menanggapi penyerangan terhadap mahasiswa di Garissa

“Bagi saya untuk selamat (dari serangan itu) bukan karena nasib baik, karena saya tahu dan saya berdoa kepada Tuhan untuk membuat saya mengerti mengapa Ia mengijinkan saya lepas dari cengkraman musuh,” ungkapnya seperti dikutip CBN.

“Ini mengatakan kepada saya bahwa saya memiliki tugas yang belum selesai dan saya harus memastikan bahwa tugas itu terpenuhi,” ungkapnya.

Kelompok radikal al-Shabaab yang berbasis di negara tetangga Somalia menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang mengambil nyawa 148 mahasiswa, kebanyakan berlatar belakang Kristen.