Hari ke-3 (Jumat): menyangkal diri sendiri

Hari ke-3 (Jumat): menyangkal diri sendiri

Berpuasa adalah salah satu aktivitas yang sering mengisi masa Prapaskah umat Kristen.

Maksudnya adalah untuk kita merenungkan dengan keberadaan kita apa yang telah Kristus lakukan bagi kita.

Pelayanan-Nya diawali dengan berpuasa selama 40 hari.

Dengan berpuasa kita turut menghayati apa yang telah Kristus jalani demi membangun jembatan rekonsiliasi antara Allah dan manusia.

Salah satu cara berpuasa adalah dengan apa yang disebut “puasa Daniel,” yaitu hanya makan sayur dan buah-buahan selama 40 hari.

Masa Prapaskah adalah juga saat di mana orang dengan sengaja mengorbankan suatu aktivitas atau kegemaran mereka sebagai bentuk penyangkalan diri. Ada pula yang membuat komitmen untuk meninggalkan hal-hal yang masih berdiri menghalangi hubungan pribadi yang penuh dengan Kristus Tuhan.

 

Ayat renungan:

“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.” Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. (Yoel 2:12-13)

 

Sumber: Mark Zimmermann, 40 Questions & Answers for Lent (Missouri: Creative Communications for the Parish, 2007).