Mohon doa: Pendeta gereja Menonit kritis setelah dianiaya

Pastor Nguyễn Hồng Quang

Doakan Pastor Nguyễn Hồng Quang yang sedang dalam perawatan intensif. (Foto: VOM)

Pada hari Minggu, 18 Januari 2015, Pdt Nguyễn Hồng Quang, Sekretaris Jendral Gereja Menonit Vietnam, bersama seorang rekan pendeta lainnya, diserang oleh lima orang.

The Voice of the Martyrs, organisasi pendamping umat Kristen teraniaya, menulis di halaman media sosialnya bahwa peristiwa itu terjadi tanpa provokasi.

Para penganiaya memukuli keduanya dengan menggunakan batu bata dan batu, dan selanjutnya menginjak-injak mereka setelah terjerembab di atas tanah. Peristiwa itu tak jauh dari sekolah Alkitab mereka.

Keduanya dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Pdt Quang yang mengalami kondisi serius kemudian dirujuk ke sebuah rumah sakit lokal. Menurut informasi yang diperoleh VOM, Pdt Quang mengalami muntah-muntah dan kesakitan.

Pdt Quang, yang juga merupakan seorang pengacara, telah mengalami intimidasi dan beberapa serangan sebelumnya, namun tidak separah kali ini. Ia juga sebelumnya pernah ditahan oleh pemerintah Vietnam

Pdt Quang dikenal sebagai seorang yang vokal. Menurut Ecumenical News ia terang-terangan mengkritik penahanan tokoh agama atau politik oleh pemerintah, membela hak para petani tanpa tanah, dan menggunakan internet untuk mendukung kebebasan beragama.

Ia juga tidak mau tunduk pada tuntutan pemerintah untuk tidak menjangkau anak-anak dan melakukan pekabaran Injil terbuka.

Sejumlah media mengutip pesan yang ia sampaikan kepada seorang teman sebelum penahanannya pada 2004:

“Gereja saat ini sedang berada di lautan badai namun perahu tetap keluar. Tuhan memampukan kami mendayung bersama. Tenanglah. Saya meminta Gereja untuk mendoakan kami.”

Blog Vietnam, Dan Lam Bao, menyebutkan Pdt Quang adalah salah satu dari tiga pendeta yang menginformasikan penyerangan terhadap gereja mereka oleh para preman yang disewa oleh polisi pada November tahun lalu.

Gereja Menonit, bersama Gereja Baptis, telah diterima sebagai aliran resmi di Vietnam pada 2007. Motto Gereja Menonit Vietnam menurut kutipan Asia News 2007 adalah “menghidupi Injil, menyembah Tuhan, dan melayani bangsa.”

 

Diperbarui 25 Januari 2015.