Keputusan pelarangan penggunaan kata “Allah” ancaman terhadap kebebasan beragama di Malaysia

(Foto: Reuters/Samsul Said via RT)

Uskup Agung Kuala Lumpur Msgr Julian Leow mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan Pengadilan Federal Malaysia yang menolak banding dari pihak Gereja Katolik menyangkut penggunaan kata “Allah” bagi mingguan Herald Malaysia.

Kepada Malaysian Insider ia mengungkapkan bahwa ia ingin melihat keputusan itu terbatas pada mingguan the Herald dan tidak akan mengarah pada pemasungan secara berangsur-angsur hak kawanua Kristen Malaysia dan intervensi [negara] ke dalam urusan keagamaan mereka, demikian dilansir Asia News.

Ps Lawrence Andrew, editor Herald, merasa bahwa perjuangan hukum mingguan itu telah berakhir. Namun ia berharap bahwa “kita masih bisa hidup bersama dalam damai dan harmoni.” Ia mengungkapkan bahwa doa mereka adalah supaya hak-hak “minoritas” tidak diinjak-injak.

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur pada hari yang sama mensahkan penyitaan kepingan CD milik seorang Kristen etnik Sarawakian, karena di dalamnya menggunakan kata “Allah,” demikian Asia News

Sebuah kamus Latin-Melayu yang diterbitkan 400 tahun lalu menunjukkan bahwa kata “Allah” dipakai dalam bahasa lokal untuk Tuhan atau Pencipta dalam Alkitab.

Sekitar 60 persen dari 28 juta rakyat Malaysia adalah Muslim. Umat Kristen menempati urutan ketiga kelompok beragama setelah umat Buddha.

Pemerintah Malaysia didukung oleh segmen masyarakat Malaysia mengklaim bahwa kata “Allah” adalah khusus untuk umat Islam. Pada Oktober 2013 pengadilan memutuskan bahwa penggunaan kata “Allah” oleh umat non-Islam “akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” dan menganulir keputusan pengadilan lebih rendah pada 2009 yang berpihak pada hak penggunaan kata itu untuk non-Muslim.

Kata “Allah” merupakan serapan dari bahasa Arab yang menunjuk pada Pencipta alam semesta. Kata itu telah digunakan sebelum lahirnya Islam, terlihat dalam penggunaannya sebagai nama. Ayah dari Nabi Muhammad adalah Abdullah, yang berarti “hamba Allah.”

 

Diperbarui 22 Januari 2015.