Misionaris Korea Selatan di antara penumpang pesawat AirAsia: Sangat berdedikasi

Umat Kristen di Kota Yeosu berdoa bagi keluarga misionaris yang turut menumpang pesawat Air Asia QZ 8501 (YONHAP/AGENCE FRANCE-PRESSE/GETTY IMAGES)

Dukacita mendalam melingkupi keluarga para penumpang pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ 8501 ketika tim SAR menemukan sejumlah jenazah para penumpang di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah.

Di antara para penumpang adalah sebuah keluarga misionaris dari Korea Selatan. Ev. Park Seong Beom (37) dan isteri, Ev. Lee Kyung-hwa, serta puteri mereka Park Yu Na (11) yang berangkat dari Surabaya dengan tujuan ke Singapura untuk memperbarui visa mereka, demikian The Christian Examiner.

Mereka belum lama ini tinggal di Malang. Ev. Park datang September lalu untuk mengajar bahasa Korea dan ketrampilan komputer. Sebelumnya ia telah melayani di Kamboja. Ev. Park telah aktif di gereja sejak masa kecil, dan disebut sebagai seorang yang sangat berdedikasi terhadap pekerjaan misi.

Sang isteri telah melayani di Indonesia selama beberapa tahun. Mereka diutus oleh Yeosu First Presbyterian Church.

Gereja Yeosu menopang misionaris di 18 negara, termasuk Rusia, Swaziland, dan kebanyakan negara di Asia Tenggara, demikian Wall Street Journal.

Pesawat membawa penumpang yang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 orang anak-anak dan satu orang balita. Pilot pesawat sempat meminta izin untuk menaikan ketinggian pesawat untuk menghindari cuaca buruk, sebelum hilang komunikasi.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, mengungkapkan kepada anggota keluarga para penumpang untuk tetap “kuat,” demikan CE via Reuters. “Mereka bukan milik kita, melainkan milik Allah,” katanya.