In Defense of Christians: Pemimpin gereja-gereja di Timur Tengah bertemu bahas perlindungan umat Kristen

Situs resmi Konferensi In Defense of Christians (Membela Umat Kristen) nampak menunjukkan Uskup Angaelos dari Gereja Ortodoks Koptik di Inggris Raya sebagai salah seorang pembicara.

Para pemimpin gereja di Timur Tengah dari berbagai latar belakang: Ortodoks, Katolik, Injili (Protestan), Koptik atau Maronit; mewakili masyarakat Kristen Suriah, Libanon, Kaldea (Kasdim), dan Assiria, bersama sejumlah pemimpin Kristen lainnya termasuk dari organisasi non-religius, dijadwalkan bertemu di Washington DC, Amerika Serikat, 9-11 September 2014 dalam Konferensi “Membela Umat Kristen” (In Defense of Christians) di Timur Tengah.

Yang Mulia Yohanes X (Yazigi), Patriark Antiokhia dan Timur Raya Gereja Ortodoks Yunani, telah mendelegasikan kehadirannya kepada Uskup Agung New York dan Amerika Utara, Joseph (Zahlawi), untuk menyampaikan posisi Gereja Antiokhia menyangkut masyarakat Kristen sebagai bagian fundamental dari Timur Tengah yang nasibnya terkait erat dengan nasib saudara-saudara se negara mereka, demikian media Pravmir.com.

“Itu sebabnya pembelaan bagi umat Kristen akan hadir lewat penegakan perdamaian yang berkeadilan di wilayah itu dan penguatan nilai-nilai kewarga-negaraan, kebebasan bertanggung-jawab dan keadilan sosial, ekonomi, dan budaya di negara-negara mereka masing-masing.

“Posisi ini menunjukkan bahwa umat Kristen menolak evakuasi atau eksodus, dan bahwa mereka akan tetap tinggal di negara-negara mereka sebagai utusan kasih dan perdamaian.”

“Perlindungan umat Kristen di Timur Tengah berada di bawah perlindungan masyarakat Timur Tengah, di dalamnya Muslim dan Nasrani, yang menderita akibat terorisme dan ekstrimisme.

“Semua ini membutuhkan kerja sama yang jujur dan sungguh-sungguh antara semua orang yang berniat baik dan semua lapisan masyarakat Timur Tengah, terlebih khusus umat Muslim, saudara-saudari se tanah air kami, yang juga memikul beban akibat dari ekstrimisme, dalam rangka menghapus Takfirisme dan gerakan-gerakan fanatik untuk menegakkan pemikiran toleran yang menghormati keanekar-ragaman dan kebebasan orang lain, terutama dalam hal kepercayaan.”

Situs idcsummit 2014 menyebut sejumlah senator dan perwakilan rakyat AS akan menjadi pembicara di pertemuan itu. Tokoh-tokoh agama lainnya yang akan hadir dalam pertemuan itu adalah Uskup Gereja Ortodoks Koptik di Inggris Raya, Angaelos, pemimpin Gereja Apostolik Armenia, Katolikos Aram I, Patriark Gereja Ortodoks Suriah, Moran Mor Ignatius Aphrem II, Patriark Gereja Antiokh Gereja Katolik Yunani Melkit, Gregorius III Laham, pemimpin Organisasi Baptis Libanon, Nabil Costa, Uskup Gereja Assiria Timur wilayah California, Mar Awa Royel, dll.

Disebutkan juga sebuah janji yang diikrarkan bersama oleh para pemimpin agama dan organisasi hak asasi manusia pada 7 Mei 2014 bahwa “Orang Kristen Timur Tengah sudah lama merupakan bagian integral dari tatanan sosial, dan bersama umat Muslim, telah memberi sumbangan pada peradaban Arab.”

Mereka mempunyai peran penting terutama dalam meningkatkan dunia pendidikan dan kesehatan yang melayani semua orang.

 

Berita lainnya:

Bishop criticizes senator for politicizing summit on Mideast Christians, CNS (12 September 2014).