Paus Fransiskus doa hening bagi jurnalis foto yang tewas di Gaza, ungkapkan penghargaan bagi wartawan

Pope Francis in St. Peter's Square, May 28, 2014. Credit: Daniel Ibanez/CNA.

Paus Fransiskus di alun-alun St. Petrus, Vatikan, 28 Mei (Foto: via CNA).

Dalam penerbangan menuju Korea Selatan, 13 Agustus 2014, Paus Fransiskus secara tiba-tiba mengajak serta memimpin doa hening bagi jurnalis foto yang tewas di Gaza.

Simone Camilli, 35, wartawan untuk Associated Press (AP) asal Italia, bersama penerjemah Palestina yang mendampinginya, Ali Shehda Abu Afash, tewas pada hari itu bersama empat petugas pembuang bahan peledak Palestina yang mencoba membongkar sebuah rudal tentara Israel.

Empat orang lainnya, termasuk fotografer AP Hatem Mousa mengalami luka parah.

Rudal tersebut meledak di Beit Lahiya ketika para petugas mencoba menetralisirnya.

Perang antara sayap militer Hamas dan militer Israel telah menelan lebih dari 1.900 korban jiwa Palestina dan 67 Israel. Menurut data hitung Washington Post sampai 6 Agustus, dari korban sipil di Palestina, 200 lebih adalah perempuan dan 400 lebih adalah anak-anak.

 

PESAN PERDAMAIAN

“Ini adalah akibat perang,” ungkap Paus setelah mendengar kabar dukacita tersebut.

“Terima kasih untuk pelayanan Anda,” ungkap Paus kepada para wartawan yang turut dalam penerbangan itu. “Terima kasih untuk semua yang Anda lakukan.”

Doa hening yang dipimpin Paus Fransiskus untuk korban di Beit Lahiya berlangsung kurang lebih 30 detik.

Pemimpin umat Kristen Katolik se dunia itu juga menyampaikan terima kasih kepada wartawan untuk peran mereka membawa perdamaian.

“Terima kasih banyak, karena kata-kata kalian [wartawan] selalu membantu dalam mempersatukan dunia,” katanya. “Saya juga mendorong Anda, selalu berikan pesan perdamaian itu.”

Paus juga mengumumkan bahwa ia akan memberi wawancara kepada para wartawan dalam perjalanan kembali dari Korea Selatan. Dengan bercanda ia membandingkan itu dengan kisah nabi Daniel.

“Daniel masuk gua singa,” ungkapnya. “Tapi singa-singa itu tidak menggigit.”

Ia kemudian menyalami satu demi satu para wartawan, fotografer, dan juru kamera yang turut dalam penerbangan itu.

CNA