Presiden RI himbau ciptakan iklim demokrasi yang teduh dan toleransi saat perayaan Nyepi

“Saya mengajak masyarakat Indonesia dan umat Hindu menciptakan iklim demokrasi yang teduh serta menumbuhkan harmoni dan toleransi,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika menghadiri acara perayaan Hari Raya Nyepi yang digelar di Gelanggang Olahraga Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat, 25 April 2014 malam.

AntaraNews.com melaporkan bahwa dalam kesempatan itu Presiden juga mengajak semua pihak untuk menjaga pesta demokrasi Pilpres yang akan dilaksanakan pada 9 Juli 2014 supaya berlangsung damai dan tidak menodai persatuan dan kesatuan bangsa. Sosok yang nantinya terpilih harus mendapat dukungan seluruh rakyat Indonesia, untuk melanjutkan pembangunan yang telah berjalan baik.

Di Maluku perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1936 diselenggarakan dengan tema “Dengan Kebersamaan Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan.”

Gubernur Maluku Said Assagaff mendorong umat Hindu untuk membangun relasi antarumat beragama, sekaligus bermitra dengan pemerintah untuk membangun kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“Peran agama-agama dalam proses pembangunan masyarakat di daerah ini semakin baik. Ini ditandai dengan keberhasilan Maluku sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ dan Pesparawi Mahasiswa tingkat nasional 2013 di Ambon,” ungkap Gubernur Said seperti dikutip AntaraNews.com.