Makan mie instan 19 anak keracunan makanan di Manado, Sulawesi Utara

File:Fresh ramen noodle 001.jpg

19 anak di Manado, Sulawesi Utara, masuk rumah sakit karena diduga mengkonsumsi mie instan yang sudah basi (Ilustrasi foto: Kropsoq/CC).

19 anak berusia antara 2-13 tahun dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado, Sulawesi Utara, diduga akibat keracunan makanan berupa mie instan yang sudah basi.

“Anak saya, Fatma Patamani, 10 tahun mengalami muntah-muntah dan diare serta sakit di bagian dadanya,” kata Femmy Kadir, salah satu orang tua korban.

Fatma makan mie yang dijual pada Senin, 24 Maret, sekitar pukul 15.00. Keesokan harinya anak tersebut mengalami gejala gangguan kesehatan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Saat tiba  di rumah sakit sudah ada anak-anak lain  yang mengalami gangguan yang sama karena mengkomsumsi makanan mie tersebut.

Menurut informasi orangtua yang dikutip SinarHarpan.co mie instan tersebut dibuat pada malam hari dan baru dimakan pada keesokan hari. Penjual mie instan tersebut telah lama berjualan tapi baru kali ini ada kejadian seperti ini.

Oleh Kasubag Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat RSUP Prof Kandou Meike Dondokambey, Rabu, 26 Maret, di Manado, mengatakan hingga Rabu siang sudah enam anak yang bisa pulang ke rumah masing-masing.

“Keenam anak tersebut sudah dalam kondisi cukup baik sehingga tinggal di rawat jalan, sedangkan 13 anak lainnya masih dalam kondisi rawat inap karena masih  mengalami demam dan diare,” kata Meike seperti dikutip AntaraNews.com.