Komite PBB untuk Hak-hak Anak mengecam Vatikan karena kasus pelecehan anak, tapi meminta supaya aborsi diterima Gereja Katolik

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d6/St_Peter%27s_Square%2C_Vatican_City_-_April_2007.jpg/320px-St_Peter%27s_Square%2C_Vatican_City_-_April_2007.jpg

Kota Vatikan (Photo by DAVID ILIFF. License: CC-BY-SA 3.0)

 

Komite PBB untuk Hak-hak Anak mengeluarkan laporan yang mengandung kritik pedas terhadap Vatikan menyangkut penanganan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak di lingkungan Gereja Katolik.

Dalam laporan yang dipublikasikan di Jenewa, 5 Februari 2014, Vatikan disebut mengadopsi kebijakan yang memungkinkan para imam mencabuli dan memperkosa puluhan ribu anak-anak dalam kurun waktu puluhan tahun.

Uskup Agung Silvano Tomasi, kepala delegasi Tahta Suci untuk PBB di Jenewa, mengatakan kepada Vatican Radio bahwa laporan itu mengambil “pendekatan negatif” terhadap apa yang telah sementara dilakukan oleh pihak Vatikan – dan yang telah dicapai – dalam bidang perlindungan anak-anak.

Ia juga mengatakan bahwa ada kesulitan dalam memahami posisi Vatikan mengenai keyakinan yang dipegang kuat – dan juga sebagai ungkapan kebebasan beagama.

“Sebagai contoh, Komite meminta penerimaan aborsi, dan ini bertolak-belakang dengan prinsip kehidupan yang Konvensi [Hak Anak] itu sendiri harus dukung, rekomendasikan supaya anak-anak dilindungi sebelum dan sesudah dilahirkan. Jika seorang anak disingkirkan atau dibunuh kita tidak bisa lagi berbicara tentang hak manusia itu.”

Laporan itu juga mendesak Vatikan untuk menerima kontrasepsi, dan mengutuk “diskriminasi” terhadap apa yang dalam laporan itu dikategorikan sebagai “anak-anak homoseksual” dan yang “dibesarkan oleh pasangan homoseks.”

Uskup Agung Tomasi mensinyalir bahwa laporan Komite Hak Anak telah dipengaruhi oleh ideologi kelompok tertentu.

“Tahta Suci adalah negara peserta Konvensi Hak Anak dan bermaksud akan setia melaksanakan semua elemen Konvensi ini untuk melindungi anak-anak dan ini adalah jalan ke depan,” ungkapnya.

 

Archbisop Tomasi reacts to UN report observation, NewsVA, 5 February 2014, http://www.news.va/en/news/archbishop-tomasi-reacts-to-un-report-observations
Vatican blasts back at UN report on pedophile priests, abortion, FoxNews.com, 5 February 2014, http://www.foxnews.com/world/2014/02/05/un-committee-denounces-vatican-over-child-sex-abuse/
Vatikan sayangkan laporan PBB soal pencabulan, BBC Indonesia, 5 February 2014, http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140205_pbb_vatikan_pencabulan_seks.shtml