Gereja Ortodoks Koptik mengecam pembunuhan tujuh orang Kristen Mesir di Libya

File:Coptic cross.svgTujuh pria Mesir ditemukan tewas ditembak di pantai Timur Libya timur pada hari Minggu 23 Februari setelah mereka dilaporkan diculik dari apartemen mereka.

Kantor berita Reuters hari Senin (2/24) mengutip pihak kepolisian Libya bahwa para korban adalah penganut agama Kristen dan bahwa para korban dibunuh dengan cara eksekusi.

Menurut keterangan pihak berwenang belum diketahui siapa yang melakukan tindakan keji itu.

“Kami menuntut penangkapan anggota-anggota teroris di balik serangan yang menyakitkan ini…Kami berdoa kiranya Tuhan melindungi rakyat Mesir dari terorisme brutal,” demikian diungkapkan Gereja Ortodoks Koptik dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan CopticWorld.org (2/25).

Menurut laporan CW juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Badr Abdel- Aty mengungkapkan para korban diidentifikasi oleh seorang Mesir yang turut diculik tapi berhasil melarikan diri.

Kedutaan Mesir di Tripoli dan Konsulat di Benghazi sedang berupaya untuk mengembalikan jasad mereka ke Mesir.

Ia mengharapkan pihak berwenang Libya untuk melakukan investigasi cepat dan menyeluruh terhadap “kejahatan yang mengerikan ini.”

Libya masih belum kondusif sejak “kelompok oposisi” dan NATO menghancurkan kekuasaan Muammar Gaddafi.