Gereja dan masjid menjadi lokasi pengungsian akibat Gunung Kelud

Abu vulkanik Gunung Kelud sampai ke Yogyakarta (Foto: Aldnonymous).

Bencana Gunung Kelud memaksa lebih dari 17.000 warga Kota dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ke tempat pengungsian.

Data dari Satuan Pelaksana Penanganan Bencana Kabupaten Kediri per 15 Februari 2014 00:00 Wita yang dilansir Republika.co.id menunjukkan angka 17.458 jiwa. Para pengungsi ditampung di berbagai titik pengungsian di enam kecamatan. Yang terbanyak adalah di Masjid Annur, Kecamatan Pare, dengan 2.825 jiwa.

Kecamatan Wates memiliki jumlah titik pengungsian tertinggi, dari sembilan di antaranya, yang paling banyak adalah di Gereja Kristen Jawi Wetan Segaran dan Balai Desa Segaran.

Tahun 2007 lalu Gereja Segaran juga menjadi lokasi pengungsian akibat Gunung Kelud.

Situasi di lokasi pengungsi Gereja Segaran dapat dilihat dalam laporan video MetroTV.

Menurut laporan CBN sekitar 200 ribu orang harus meninggalkan rumat tempat tinggal akibat bencana ini.

Sementara, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip PortalKBR.com, 76.388 jiwa dari 5 kabupaten/kota.

1.    Kabupaten Kediri 66.139 jiwa
2.    Kota Batu 3.220 jiwa
3.    Kabupaten Blitar 2.070 jiwa
4.    Kabupaten Malang 3.610 jiwa
5.    Kabupaten Tulungagung 1.349 jiwa

Gunung Kelud saat ini berada pada Status Awas (level IV) dengan larangan aktivitas warga pada radius 10 km.