Duel Mayweather dan Pacquiao urung: Menunggu sejarah

Mayweather dan Pacquiao (Foto: CC/bryce_edwards/Chamber of Fear)

Mayweather dan Pacquiao (Foto: CC/bryce_edwards/Chamber of Fear/RE’s).

FILIPINA, Manila (Yubelium) — Petinju juara asal Filipina, Emmanuel “Manny” Pacquiao menyesalkan kesempatan yang hilang untuk membuat sejarah setelah melepas kemungkinan berlaga melawan petinju Amerika tak terkalahkan Floyd Mayweather Jr.

Baru-baru ini petinju berjulukan Pacman ini mengatakan kepada fans dan pendukungnya untuk melupakan pertarungan antara dia dan Mayweather – setidaknya untuk sementara – karena Mayweather terus bersikeras bahwa pertarungan akbar itu hanya dapat dilakukan dengan syarat yang diajukannya .

“Pertama, saya ingin memperjelas bahwa saya tidak mengejarnya,” kata Manny, seperti dikutip PhilBoxing. “Jika akan ada kesempatan, saya ingin menghadapi dia di atas ring demi para penggemar tinju khususnya, dan secara umum bagi penggemar olahraga.”

“Pertarungan itulah yang diinginkan semua orang. Itulah sejarah dalam pembuatan, dan saya ingin kami berdua menjadi bagian dari sejarah – sejarah yang tidak bisa terjadi tanpa salah satu dari kami,” tegas petinju yang adalah anggota dewan di Filipina ini.

Mayweather belum lama ini menyebut Manny seperti “anjing gila mengejar tulang” untuk bertanding dengannya dan memberikan sindiran.

Tapi Manny bersikeras bahwa ia senang sekalipun pertarungan dengan Mayweather tidak pernah terwujud.

Menurutnya kebahagiaanya adalah “dapat melayani orang-orang dalam banyak hal, meski dengan awalnya yang sederhana dengan pertolongan Tuhan – dalam tinju, hiburan dan yang paling penting, dalam pelayanan pemerintah.”

ABS-CBNnews